Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Januari 2012

Guru Australia Puji SMPN 1 Singaparna

Kerja Sama Bidang Seni Dan Budaya

Tasikmalaya,- Vice Principal (Wakil Kepala Sekolah) Salisbury East High School Adelaide, Australia Mr. Richard Price berkunjung di SMPN 1 Singaparna dalam rangka menindaklanjuti realisasi memorandum ofun destanding (MOU) tentang program kemitraan sekolah(sister school relationship).
        Mr. Richard Price yang juga mengajar di Salisbury ini mengatakan ,kunjungan ke smpn 1 singaparna sebagai salah satu agenda menindak lanjuti kerjasama antara smpn 1 singaparna dengan Salisbury East Higs School Australia khususnya dibidang seni dan budaya,selain itu juga untuk melakukan liburan musim panas dan untuk bertukar pikiran “on vacation this summer,I also visited another sister school partnerships,such as Cianjur, Garut and Bandung tomorrow I;m going to Cirebon (pada liburan musim panas ini ,saya berkunjung ke sister shool partnership lain seperti sekolah di Cianjur,Garut dan Bandung ,ungkapnya usai memberikan sambutan pada acara kunjungan ke SMPN 1 Singaparna kemarin,yang didampingi oleh istrinya mr.Richard Price
       Vice Principal Salisbury East Higs School Australia ini mengaku kagum kepada SMPN 1 Singaparna ,terutama saat pementasan kesenian sunda rampak kendang yang ditampilkan oleh siswa-siswinya,selain itu dia juga merasa senang menerima hadiah bahan kain batik khas Tasikmalaya oleh yang di berikan oleh Kepala  SMPN 1 Singaparna ‘it’s wonderful,” (sangat indah),”yeah wonderful “ ungkapnya
       Pada saat pemberian kain batik ,istrinya Mrs. Richard Price langsung  beranjak dari tempat duduknya menghampiri suaminya yang memegang kain batik”wow its beautiful” ( wow cantiknya),thank you so much”seraya diiringi senyuman .
       Sementara saat di Tanya mengenai makanan yang diminati selama berkunjung ke Indonesia ia mengaku menyenangi oleh oleh Khas Garut”ho ho dodol Garut,yeah I likeit”seraya diiringi tawa.
        Mr Richard Prince juga meninjau dan melihat  kesiapan ruangan kelas,lab.Bahasa Laboraturium Biologi dan Fisika yang akan dijadikan tempat pembelajaran  siswa bila terjadi pertukaran siswa antara SMPN1 Singaparna dan Salisbury East School Australia,menurut Mr Richard Ruang Kelas di SMPN 1 Singaparna layak sebagai kelas RSBI, karna begitu rapi,bersih dan sarana pembelajarannya cukup bagus.
       Kepala sekolah SMPN 1 Singaparna Jae Juarsa SPd,MPd mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Salisbury East Higs School dalam pertukaran Seni dan Budaya,sebab sekolah di Australia ini lebih tertarik dengan  Budaya dan Kesenian Sunda ,kerjasama ini merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh oleh sekolah RSBI ,” jelasnya
       Dia berharap dengan kedatangan Mr. Richard Prince ini peluang kerjasama secara kontinyu bisa terjalin dengan baik,sebelumnya pada kerjasama ini SMPN 1 Singaparna sudah mengirimkan 5 perwakilan ke Salisbury East Higs School’ jadi nanti guru  kesenian dari SMPN 1 singaparna kalau diminta untuk membantu mengembangkan seni daerah Australia disini sudah dipersiapkan, terangnya.
       Penanggung jawab RSBI dan Manajemen Representatif SMPN 1 Singaparna Setadi Prihatin menambahkan,penandatanganan MOU dengan Salisbury East Higs School dilakukan pada mei 2011 lal,namunpengiriman guru guru secara bertahab sudah dilakukan pada tahun 2010,sementara perwakilan yang dikirim ke Australia itu terdiri dari  4 guru dan kepala sekolah antara lain kepala sekolah smpn 1 Singaparna Jae Juarsa SPd MPd,Guru Rima Hawati SPd MPd, Aris Munandar SPd Mpd,Anwar Kurniawan SPd MPd dan termasuk dirinya “pertama kali yang berangkat untuk observasi yaitu ibu Rima pada Nopember 2010,’jelasnya
       Sementara itu wakasek Humas SMPN 1 Singaparna Edi Herdiana SH SPd MPd mengatakan kedatangan Mr Richard walaupun singkat namun mengesankan kedepan sekolah berharap tidak hanya bertukaran tenaga pendidik tetapi juga pertukan peserta didik secara berkelanjutan.
Read more »

Rabu, 04 Januari 2012

SMPN 2 SINGAPARNA

Calon Pilot Project Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Sebagai Sekolah Pusat Pengembangan Olahraga
Tasikmalaya,Lintaspena,- SMP Negeri 2 Singaparna Kab. Tasikmalaya adalah Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama yang berdiri pada tahun 2007. Diawal berdirinya sekolah ini belum memiliki bangunan dan gedung maka pada saat itu siswa belajar masih dititipkan di SMP Negeri 1 Singaparna, tepatnya ditahun 2008 memiliki bangunan resmi dengan luas lahan lebih kurang 2 Ha.
 Kepala sekolah SMP Negeri 2 Singaparna Yaya Siti Paojiah.SPd., MPd. Yang didampingi oleh  Agis Sutisna.SPd salah satu guru di sekolah tersebut menjelaskan, SMP Negeri 2 Singaparna sebagai unit sekolah baru yang dirancang dan diprogram kedepan untuk dijadikan Pilot Project pemerintah kab .Tasikmalayaa sebagai sekolah pusat pengembangan olahraga, sehingga sejak awal berdiri bahkan kedepan sekolah ini terus berusaha dan berupaya untuk memenuhi sarana dan fasilitas khususnya untuk kegiatan olahraga dengan tidak mengabaikan pemenuhan fasilitas pembelajaran lainnya. Dengan terpenuhinya sarana olah raga dan keseriusan dalam pembinaan walau tergolong sekolah baru SMP Negeri 2 Singaparna telah menunjukan prestasi misalnya, ditahun 2011 ini SMP Negeri 2 Singaparna meraih juara Voly putri tingkat kecamatan dan juara Futsal sewilayah Tasikmalaya Barat.jelasnya belum lama ini
 Lanjut Yaya Siti Pauzia, kami akan memaksimalkan segala potensi dan kemampuan yang ada dan tentunya harus ada dukungan dari semua pihak baik dari dalam maupun dari luar lingkungan, dan kami akan mengoptimalkan fungsi dan manfaat luas lahan yang ada terutama yang berhubungan dengan keindahan dan penghijauan untuk menciptakan lingkungan hijau, indah dan asri. Selain ada sasaran dan target kedepan yang ingin dicapai yaitu menjadi sekolah yang berbasis atau berbudaya lingkungan, karena menurut pendapat kami, dengan sarana dan fasiltas yang memadai dan linkungan belajar yang kondusif dan didukung sumberdaya manusia yang bermutu prestasi disegala bidang akan lebih mudah untuk kita capai.
Dalam meningkatkan kwalitas dan prestasi dan keseimbangan peserta didik antara ilmu pengetahuan dan akhlak yang mulia, SMP Negeri 2 Singaparna Kab. Tasikmalaya telah melaksanakan tata aturan dan kedisiplinan seperti pada umumnya. Disini semua guru harus memberikan contoh serta tauladan kepada siswa agar peserta didik termotivasi melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai seorang pelajar. Selain itu juga, siswa dibina dalam kegiatan eskul/pengembangan diri olah raga, kesenian, keagamaan dan study club yang terjadwal. Tutup Yaya Siti pauzia.
Read more »

Selasa, 03 Januari 2012

Ade Karyana SPd.M.Si Peningkatan Profesionalisme Kepala Sekolah Tidak Mudah



SMPN 1 Karangnunggal,secara operasional sekolah ini sudah berdiri sejak tahun 1968 waktu itu yang menjadi Kepala Sekolahnya adalah Pakih Hasan waktu itu di sebut Direktur pada saat itu SMPN 1 Karangnunggal hanya satu satunya Sekolah Menengah Pertama yang berada di Wilayah Karangnunggal
sehingga pada waktu itu banyak yang menginginkan untuk menimba ilmu di SMPN 1 Karangnunggal antara lain Cipatujah,Culamega,Bantarkalong, dan Cibalong, Sekolah ini terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, hingga kini berubah status menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN) yang harus memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) seperti: Standar kelulusan,Standar Isi, Standar Proses, Standar Sarana dan Prasarana, Standar tenaga Pendidik dan Kependidikan, Standar Manajemen, Standar Pembiayaan, Standar Penilaian
Sekolah ini telah banyak melahirkan generasi – generasi penerus bangsa ,kini SMPN 1 Karangnunggal di kepalai oleh Ade Karyana SPd.M.Si memiliki misi yaitu unggul dalam prestasi akademik dan non-akademik berlandaskan iman dan taqwa terhadap tuhan yang maha esa.
SMPN 1 Karangnunggal setelah melalui perjalanan panjang dan pengalaman yang matang sekarang telah menjadi sekolah yang tumbuh dan berkembang dengan dilengkapi berbagai sarana dan prasarana ,tenaga pendidik dan kependidikan yang memadai untuk terselenggaranya proses pendidikan yang berkwalitas SMPN 1 Karangnunggal telah banyak meraih prestasi baik akademik maupun non akademik di tingkat kecamatan,kabupaten,maupun provinsi.
Ade Karyana Spd.M.Si adalah kepala sekolah yang ke delapan di SMPN 1 Karangnunggal, Ade mengungkapkan tidak mudah untuk menjadi Kepala Sekolah yang profesional banyak upaya yang harus dilakukan pertama pembinaan mental dan moral guru,termasuk pembinaan siswa,bekerjasama dengan pks dan wali kelas,juga perubahan sarana dan prasarana secara segnifikan juga sosialisasi terhadap orangtua ,sosialisasi terhadap instansi,terkait yang harus kuat hubungannya yaitu habitat lingkungan sebagai sumber belajar,akunya kepada Lintaspena baru baru ini
Menurutnya Kepala sekolah diangkat melalui prosedur serta persyaratan tertentu yang bertanggung jawab atas tercapainya tujuan pendidikan melalui upaya peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan yang mengimplikasikan meningkatkanya prestasi belajar peserta didik.
Kepala sekolah yang professional akan berfikir untuk membuat perubahan tidak lagi berfikir bagaimana suatu perubahan sebagaimana adanya sehingga tidak terlindas oleh perubahan tersebut. Untuk mewujudkan kepala sekolah yang professional tidak semudah membalikkan telapak tangan, semua itu butuh proses yang panjang.
Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya yang diterapkan dunia pendidikan, sehingga menuntut penguasaan kepala sekolah secara professional. Untuk itu kepala sekolah dihadapkan pada tantangan untuk melaksanakan pengembangan pendidikan secara terarah dan berkesinambungan.
Peningkatan profesionalisme kepala sekolah perlu dilaksanakan secara berkeinambungan dan terencana dengan melihat permaslahan-permasalahan dan keterbatasan yang ada. Sebab kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang juga bertanggung jawab dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya. Kepala sekolah yang professional akan mengetahui kabutuhan dunia pendidikan, dengan begitu kepala sekolah akan melakukan penyesuian-penyesuian agar pendidikan berkembang dan maju sesuai dengan kebutuhan pembangunan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
Peningkatan profesionalisme kepemimpinan kepala sekolah harus dilakukan melalui suatu strategi.
Melalui strategi perbaikan mutu inilah diharapkan dapat mengatasi masalah rendahnya pendidikan mutu pendidikan yang mengoptimalkan segala sumber daya yang terdapat di sekolah.
Upaya peningkatan profesionalisme kepala sekolah merupakan proses keseluruhan dan organisasi sekolah serta harus dilakukan secara berkesinambungan karena peubahan yang terjadi selalu dinamis serta tidak bisa diprediksi sehingga kepala sekolah maupun tenaga kependidikan harus selalu siap dihadapkan pada kondisi perubahan.
Ada istilah seorang tenaga pendidik yang tadinya professional belum tentu akan terus professional bergitupun sebaliknya, tenaga kependidikan yang tadinya tidak professional belum tentu akan selamanya tidak professional. Dari pernyataan itu jelas kalau perubahan akan selalu terjadi dan menuntut adanya penyesuaian sehingga kita dapat mengatasi perubahan tersebut dengan penuh persiapan.
Dalam upaya peningkatan mutu sekolah dan profesionalisme kepala sekolah harus ada pihak yang berperan dalam peningkatan mutu tersebut. Dan yang berperan dalam peningkatan profesionalisme kepala sekolah adalah pengawas sekolah yang juga merupakan pemimpin pendidikan yang bersama-sama kepala sekolah memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan sekolah.
Upaya peningkatan keprofesionalan kepala sekolah tidak akan terwujud tanpa adanya motivasi dan adanya kesadaran dalam diri kepala sekolah tersebut serta semangat mengabdi yang akan melahirkan visi kelembagaan maupun kemampuan konsepsional yang jelas. Dan ini merupakan faktor yang paling penting sebab tanpa adanya kesadaran dan motivasi semangat mengabdi inilah semua usaha yang dilakukan untuk meningkatkan keprofesionalannya hasilnya tidak akan maksimal dan perealisasiannyapun tidak akan optimal
Read more »